Bagaimana Sistem Kerja Asuransi?
Mei 25, 2020
Edit
Bisnis asuransi merupakan bisnis mengambil alih risiko dari nasabah untuk ditanggung perusahaan asuransi. Sistem menutup risiko merupakan dengan mengaplikasikan akumulasi dana premi yang dibayarkan nasabah untuk menutup klaim nasabah yang terkena petaka/risiko hal yang demikian.
Gampangnya, ambil
model perkumpulan pedagang ada 100 orang yang tergabung dalam asuransi dengan
membayar premi Rp3 juta. Akumulasi sempurna premi terkumpul merupakan Rp300
juta. Diperkirakan dari 100 orang pedagang, ada lima orang yang terkena petaka
dengan kerugian masing-masing Rp50 juta sehingga sempurna kerugiannya merupakan
Rp250 juta.
Perusahaan asuransi
yang bertingkah sebagai penanggung risiko mengaplikasikan akumulasi premi hal
yang demikian untuk menutup risiko klaim pedagang yang terkena petaka.
Sementara yang tak terkena petaka tak dapat mendapatkan tanggungan dari
perusahaan asuransi.
Cara kerja
perusahaan asuransi terbagi menjadi 3 tahap sederahana merupakan:
•Menarik Nasabah:
Perusahaan asuransi
menawarkan produk dan mencari seseorang yang akan menjadi nasabah. Perusahaan
asuransi akan membagi tiap-tiap pembeli asuransi atau pemegang polis ke dalam
komponen yang berbeda-beda. Jadi, seandainya Anda mengaplikasikan asuransi
kesehatan, tak akan dicampur dengan asuransi jiwa atau yang lainnya. Asuransi
akan menanggung tiap-tiap kerugian Anda layak dengan jumlah yang diambil
pemegang polis.
•Mengumpulkan Premi:
Nasabah akan
diberikan jadwal pembayaran premi yang umumnya dijalankan tiap-tiap bulan.
Lewat pembayaran premi ini karenanya jumlah uang dari tiap-tiap nasabah akan
diolah guna menyelesaikan masalah yang dialami nasabah lain dan yang
menjalankan klaim terhadap perusahaan asuransi. Jadi, cara yang dilakukan
perusahaan asuransi merupakan perputaran uang dari nasabah untuk menutup risiko
yang dialami nasabah lain.
•Membayar Klaim:
Bila terjadi klaim
dari nasabah yang mengalami risiko, perusahaan asuransi wajib membayarkan layak
dengan ketetapan. Perusahaan asuransi akan memutuskan kejadian atas klaim yang
dijalankan nasabah merupakan benar-benar petaka dan bukan ialah kejadian yang
disengaja. Dalam klausul polis, umumnya tertera perjanjian bahwa apabila
kejadian mempunyai faktor kesengajaan, ganti rugi tak akan dikasih perusahaan
asuransi.
Mempunyai asuransi
akan membantu Anda untuk tak lagi takut lagi menghadapi masa depan. Bila lebih
siap dalam menghadapi masa depan, seluruh akan berjalan lebih aman dan nyaman
untuk dilakukan. Memahami metode kerja perusahaan asuransi di atas membikin
Anda makin mantap untuk turut program asuransi.
Kenapa Anda Mesti
Mempunyai Mempunyai Polis Asuransi?
Berikut merupakan
alasan-alasan kenapa Anda perlu mempunyai sebuah polis asuransi:
•Asuransi memberikan
jaminan perlindungan dan rasa nyaman dari risiko yang mungkin saja terjadi di
masa depan. Dengan mempunyai asuransi Anda juga akan lebih hening dalam menjalani
kehidupan sehari-hari. Pasalnya apabila sewaktu-waktu terjadi petaka,
kecelakaan, atau penyakit, keluarga Anda tak perlu keder untuk mencari tarif
pengoabatan sebab seluruh sudah ditanggung oleh perusahaan asuransi.
•Asuransi dapat
meningkatkan efisisensi perlindungan diri dan mentransfer risiko dengan cukup
membayar premi asuransi dalam bentang waktu tertentu. Pembayaran premi ini
tentu saja bertujuan supaya perusahaan asuransi bisa memberikan ganti rugi
kepada musibah yang menimpa Anda atau keluarga Anda.
•Asuransi bisa
dipakai sebagai instrumen investasi, dimana dengan membayar premi asuransi,
Anda akan terbiasa menabung dalam jumlah yang ditetapkan. Belum lagi apabila
Asuransi yang Anda miliki merupakan asuransi variasi unit tautan yang nilainya
akan kian bertambah tiap-tiap tahun.
•Asuransi bisa
dipakai untuk membentuk agenda masa depan. Dengan asuransi Anda dapat
mempersiapkan tarif pengajaran untuk si kecil Anda, atau dapat diciptakan
sebagai persiapan dana pensiun Anda di masa akan datang
